^ke atas


0295 - 385877
pasfmpati@gmail.com

Radio PASFM Pati

Saluran Informasi Warga Pati - Jawa Tengah

Berita BBC
Berita BBC

Jumlah Pengunjung

Hari ini 544

Kemarin 546

Minggu ini 1711

Bulan ini 21139

Total 370927

Tekan Penularan HIV/AIDS, KPA Pati Kampanye Kondom Di Lokalisasi

Bagikan
FaceBook  Twitter

pasfmpati.com (Pati, Margorejo) - Untuk mencegah penularan HIV/AIDS, Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Pati mengkampanyekan penggunaan kondom bagi kelompok yang beresiko di lokalisasi Lorok Indah (LI) Desa Margorejo Kecamatan Margorejo, Rabu pagi (26/3). 

Mengkampanyekan kembali penggunaan kondom  kepada pekerja seks komersial (PSK) maupun pria beresiko ini, karena angka penularan HIV/AIDS dan penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) di Kabupaten Pati, masih tinggi. Sehingga KPA kembali menggencarkan kampanye penggunaan kondom.

Menurut Wakil Sekretaris KPA Kabupaten Pati, Sinarto, kampanye penggunaan kondom ditempat-tempat beresiko tinggi, seperti halnya di lokalisasi Lorok Indah (LI), karena berdasarkan evaluasi, pemakaian kondom dilokalisasi masih rendah. 

”Ini  terkait pemakaian kondom baik bagi pekerja seks maupun lelaki yang beresiko tinggi yang datang kesini masih belum maksimal untuk pemakian kondom.  Dan itu bisa meningkatkan dampak dari penularan IMS maupun HIV/AIDS, dan itu bisa berimbas di masyarakat, semisal istri dan anak,” kata Wakil Sekertaris KPA Kabupaten Pati, Sinarto.

Sinarto menjelaskan, setiap bulannya, KPA  selalu membagikan 1 gros berisi 144 kondom setiap rumah, untuk dibagikan lagi kepada pekerja seks komersial (PSK) dan pria penggunanya. Pembagian salah satu alat pencegah penularan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) itu,  melalui paguyuban.  

Ketua Paguyuban Lorok Indah (LI), Mastur mengatakan, dengan adanya kampanye kondom ini,  perilaku seks yang ada di LI sudah berubah 80 persen sudah menggunakan alat kontrasepsi tersebut. 

"Dulu papaki kondom aja susah, tapi sekarang sudah bisa dipakai dengan benar (kondom). Kalau tamu yang datang tidak mau pakai kondom, tamu itu disuruh keluar (tidak jadi transaksi)", terangnya.

Data hingga akhir Februari 2014, KPA Kabupaten Pati mencatat  sebanyak 40 rumah yang dihuni 33 mucikari dengan sekitar 100 PSK yang bekerja di lokalisasi Lorok Indah (LI).(*)

Web Resmi Radio PASFM Pati